Banjar Jawa (05/09/2026) – Upaya meningkatkan pengetahuan
dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan HIV dan Infeksi Menular Seksual
(IMS) terus dilakukan Kelurahan Banjar Jawa. Salah satunya melalui kegiatan
sosialisasi edukasi dan pencegahan HIV serta IMS yang digelar di Gedung
Serbaguna Kelurahan Banjar Jawa, Jalan Dewi Sita No. 1, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WITA
tersebut menghadirkan tim narasumber dari Puskesmas Buleleng I, yakni
dr. Wendy, Ketut Padmi selaku pemegang program HIV, dan Susanti selaku pemegang
program IMS. Sosialisasi ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk
memahami HIV dan IMS, termasuk langkah-langkah pencegahan serta pentingnya
menjaga perilaku hidup yang sehat.
Kegiatan turut dihadiri Lurah Banjar Jawa Nyoman
Artadana, S.Akun., Kelian Banjar Adat Banjar Jawa Ir. Nyoman Budi Utama,
Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjar Jawa AIPTU Dewa Putu Eka Ariawan, S.H., Ketua
TP PKK Kelurahan Banjar Jawa, Prajuru Banjar Adat Banjar Jawa, Bidan Pemegang
Wilayah Kelurahan Banjar Jawa Ni Luh Arniati, A.Md.Keb., Seklur Banjar Jawa Ni
Luh Putu Sri Wahyuni, S.M., para Kasi dan staf Kelurahan Banjar Jawa, para
Kaling dan Ketua RT se-Kelurahan Banjar Jawa, kader Posyandu, perwakilan
Satlinmas, serta perwakilan Karang Taruna dan Yowana.
Dalam sambutannya, Lurah Banjar Jawa Nyoman
Artadana, S.Akun., menekankan pentingnya edukasi kesehatan dilakukan secara
terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menambah
pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai HIV dan IMS. Kami berharap
informasi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dapat diteruskan kepada
keluarga dan lingkungan masing-masing, sehingga upaya pencegahan dapat
dilakukan sejak dini,” ujar Nyoman Artadana.
Ia juga menyampaikan bahwa pencegahan tidak hanya
menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran bersama
antara pemerintah, keluarga, tokoh masyarakat, kader, serta generasi muda.
Materi sosialisasi kemudian disampaikan oleh dr.
Wendy bersama tim Puskesmas Buleleng I. Penyampaian materi dilanjutkan
dengan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat berinteraksi secara langsung
dengan narasumber untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas terkait HIV dan
IMS.
Selain aspek kesehatan, kegiatan tersebut juga
diisi dengan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas oleh Bhabinkamtibmas
Kelurahan Banjar Jawa AIPTU Dewa Putu Eka Ariawan, S.H. Ia mengajak seluruh
elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan
terhadap anak-anak dan remaja.
“Kami mengimbau para orang tua agar lebih
meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak-anak, terutama para remaja,
sehingga tidak mudah terpengaruh pergaulan yang bersifat negatif. Hindari kegiatan
yang dapat mengarah pada gangguan Kamtibmas, termasuk mendatangi tempat hiburan
malam dan melakukan balap liar,” tegas AIPTU Dewa Putu Eka Ariawan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga
mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran selama musim kemarau
yang disertai kondisi angin kencang. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar
sampah, semak-semak maupun lahan secara sembarangan karena dapat memicu
terjadinya kebakaran dan membahayakan lingkungan sekitar.
“Saat ini kita memasuki musim kemarau dan kondisi
angin cukup kencang. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah,
semak maupun lahan sembarangan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera
melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan
HIV dan IMS sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, tenaga
kesehatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta generasi muda.
Kegiatan berlangsung aman, lancar dan tertib
hingga berakhir pada pukul 18.00 WITA.