#(0362) 21424
banjarjawa2020@gmail.com
Kelurahan Banjar Jawa

AKIBAT ANGIN KENCANG, ATAP KAMAR MANDI RUMAH KONTRAKAN TERLEPAS DAN MENIMPA ATAP RUMAH WARGA

Admin kelurahanbanjarjawa | 02 September 2026 | 55 kali

Banjar Jawa (02/09/2026) — Angin kencang yang terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026, mengakibatkan atap kamar mandi dari sebuah rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Banjar Jawa terlepas dan terbang hingga jatuh menimpa atap rumah warga.

Atap kamar mandi tersebut diketahui milik Made Sinardika, yang saat ini berdomisili di Denpasar. Akibat kejadian tersebut, atap kamar mandi yang terlepas jatuh di atas atap rumah milik Komang Sumertayasa, yang merupakan adik dari Ketua RT Gama, Gede Sudiadnyana.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, permasalahan antara pihak yang terdampak dengan pemilik kontrakan atau pemilik kamar mandi telah berhasil dijembatani melalui Sekretaris RT Darmayuda Made Merthayasa. Upaya mediasi tersebut dilakukan untuk mencari solusi dan penyelesaian atas kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan Banjar Jawa, Pande Made Widiarnawa, S.AP., telah melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Buleleng terkait kejadian tersebut. Sebagai tindak lanjut, pihak kelurahan akan membuat surat sebagai bahan koordinasi lebih lanjut dengan BPBD Kabupaten Buleleng guna mendapatkan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasi Pemerintahan Kelurahan Banjar Jawa, Pande Made Widiarnawa, S.AP., menyampaikan bahwa pihak kelurahan akan terus memfasilitasi dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti dengan baik.

“Kami dari pihak kelurahan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya BPBD Kabupaten Buleleng, agar kejadian ini dapat ditindaklanjuti. Kami juga mengapresiasi upaya dari perangkat RT yang telah membantu menjembatani pihak yang terdampak dengan pemilik kontrakan sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.

Kelurahan Banjar Jawa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang, serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian yang dapat membahayakan keselamatan maupun mengakibatkan kerusakan pada bangunan milik warga.