#(0362) 21424
banjarjawa2020@gmail.com
Kelurahan Banjar Jawa

KELURAHAN BANJAR JAWA DAMPINGI UJI COBA APLIKASI DIGITALISASI PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI PENERIMA PKH DAN BPNT

Admin kelurahanbanjarjawa | 23 Juni 2026 | 137 kali

Banjar Jawa (23/06/2026) – Pemerintah Kelurahan Banjar Jawa turut mendampingi pelaksanaan kegiatan uji coba aplikasi Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dilaksanakan oleh staf Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menyasar seluruh warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) se-Kelurahan Banjar Jawa dan bertempat di Gedung Serba Guna Kantor Lurah Banjar Jawa.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan perlindungan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga proses pendataan, verifikasi, dan pemutakhiran informasi penerima bantuan sosial dapat dilakukan secara lebih efektif, akurat, dan transparan.

Dalam pelaksanaannya, staf Dinas Sosial Kabupaten Buleleng memberikan sosialisasi sekaligus melakukan uji coba penggunaan aplikasi kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Para peserta mendapatkan pendampingan terkait tata cara penggunaan aplikasi, pengisian data, serta proses verifikasi identitas yang diperlukan dalam sistem digitalisasi perlindungan sosial.

Pemerintah Kelurahan Banjar Jawa melalui perangkat kelurahan turut membantu mengoordinasikan kehadiran para penerima manfaat serta mendampingi jalannya kegiatan agar dapat berlangsung dengan tertib dan lancar. Kehadiran aparatur kelurahan juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses penggunaan aplikasi maupun verifikasi data.

Lurah Banjar Jawa Nyoman Artadana, S.Akun menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Buleleng atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial kepada masyarakat.

"Kami sangat mendukung upaya digitalisasi perlindungan sosial yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Melalui sistem yang terintegrasi dan berbasis digital, diharapkan data penerima bantuan sosial menjadi lebih akurat, transparan, dan mudah diperbarui sehingga program bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran," ungkapnya.

Dengan adanya uji coba aplikasi Digitalisasi Perlinsos ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya validitas data sosial serta mampu beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kesejahteraan sosial.