Banjar Jawa (04/06/2026) – Sekretaris Kelurahan (Seklur) Banjar Jawa Ni Luh Putu Sri Wahyuni,
S.M mengikuti kegiatan Advokasi Desa Pangan Aman (SAPA Desa) kepada
Pemerintah Daerah Regional Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara
Timur (NTT) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM). Kegiatan ini diikuti secara daring dari Kantor Lurah Banjar Jawa dan
melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, desa, dan kelurahan di wilayah
Bali, NTB, dan NTT.
Kegiatan Advokasi SAPA Desa merupakan bagian dari
upaya BPOM dalam memperluas pelaksanaan Program Desa Pangan Aman yang telah
berjalan sejak tahun 2014. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap keamanan pangan serta mendorong pemerintah desa dan
kelurahan untuk mampu mengimplementasikan program keamanan pangan secara
mandiri di wilayahnya masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan
mengenai kebijakan keamanan pangan
berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa Pangan Aman yang
disampaikan oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan
Olahan BPOM. Materi ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam
mewujudkan lingkungan yang sadar akan keamanan pangan, mulai dari proses
produksi, distribusi, hingga konsumsi pangan yang aman dan bermutu.
Selain itu, peserta juga memperoleh informasi terkait strategi pemanfaatan dana desa untuk implementasi
program keamanan pangan berbasis kelembagaan, yang disampaikan oleh
perwakilan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Materi ini
memberikan gambaran mengenai peluang pemanfaatan anggaran desa dalam mendukung
kegiatan edukasi, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat guna menciptakan
sistem pangan yang aman dan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif
dan pemaparan success story Program Desa
Pangan Aman oleh desa yang berhasil meraih prestasi dalam pelaksanaan
program tersebut. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan berbagai pengalaman dan
praktik baik yang dapat dijadikan referensi untuk diterapkan di wilayah
masing-masing.
Seklur Banjar Jawa menyampaikan bahwa kegiatan ini
memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi pemerintah kelurahan dalam
mendukung upaya peningkatan keamanan pangan di masyarakat. Ke depan, Kelurahan
Banjar Jawa berkomitmen untuk mendukung berbagai program edukasi dan
pemberdayaan masyarakat terkait keamanan pangan sebagai bagian dari upaya
mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
"Melalui kegiatan Advokasi SAPA Desa ini, kami memperoleh
pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya keamanan pangan berbasis
pemberdayaan masyarakat. Harapannya, berbagai informasi dan praktik baik yang
diperoleh dapat menjadi referensi dalam menyusun langkah-langkah strategis guna
mendukung terwujudnya Kelurahan Banjar Jawa yang sadar dan peduli terhadap
keamanan pangan," ujar Seklur
Banjar Jawa.