#(0362) 21424
banjarjawa2020@gmail.com
Kelurahan Banjar Jawa

WHDI BANJAR JAWA IKUTI PEMBUKAAN SINGA KREN FESTIVAL 2026

Admin kelurahanbanjarjawa | 08 Mei 2026 | 58 kali

Banjar Jawa (08/05/2026) - WHDI (Wanita Hindu Dharma Indonesia) Kelurahan/Banjar Adat Banjar Jawa turut berpartisipasi dalam kegiatan pembukaan Singa Kren Festival Tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan Eks Pelabuhan Tua Buleleng, Jumat (8/5). Dalam kegiatan tersebut, Lurah Banjar Jawa Nyoman Artadana, S.Akun bersama Ketua TP PKK Kelurahan Banjar Jawa Ny. Mertawati Artadana turut mendampingi ibu-ibu WHDI Banjar Jawa selama pelaksanaan acara pembukaan festival.

Singa Kren Festival Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh anggota DPRD Dapil Buleleng Kadek Turkini dan I Wayan Soma Adnyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng, Forkopimcam Buleleng, para Perbekel/Lurah se-Kecamatan Buleleng, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Singa Kren Festival 2026. Menurutnya, festival ini bukan hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah pelestarian seni dan budaya lokal, ruang pengembangan kreativitas, serta penggerak ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kecamatan Buleleng sebagai pusat Kota Singaraja memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pemerintahan, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Buleleng. Keberadaan kawasan heritage Kota Singaraja dan Pelabuhan Tua Buleleng juga menjadi kekayaan sejarah dan budaya yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Camat Buleleng dalam laporannya menyampaikan bahwa Singa Kren Festival 2026 merupakan festival perdana yang diselenggarakan oleh Kecamatan Buleleng dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 8 hingga 10 Mei 2026. Festival mengusung tema “Purwaning Sastrotsawa Pragati” yang bermakna nilai budaya, tradisi, dan filsafat sebagai awal kemajuan.

Festival tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni budaya, kuliner khas daerah, pameran UMKM lokal, serta kreativitas masyarakat yang bertujuan memperkuat seni budaya dan ekonomi kreatif di Kota Singaraja. Selain itu, festival juga menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif, pelaku usaha lokal, seniman, dan generasi muda dalam menampilkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Lurah Banjar Jawa dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Singa Kren Festival 2026 yang dinilai mampu menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk melestarikan budaya sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif daerah. Beliau juga mengungkapkan rasa bangga atas partisipasi aktif WHDI Banjar Jawa yang turut hadir dan mendukung kegiatan festival sebagai bentuk pelestarian seni, budaya, dan kebersamaan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mencintai budaya daerah serta mampu ikut berkontribusi dalam memajukan potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyerahkan penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada 13 perwakilan masyarakat sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif daerah.