#(0362) 21424
banjarjawa2020@gmail.com
Kelurahan Banjar Jawa

KASI PEMBANGUNAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL HADIRI SOSIALISASI DAN KOORDINASI SISTEM KEWASPADAAN PANGAN DAN GIZI (SKPG)

Admin kelurahanbanjarjawa | 12 November 2025 | 165 kali

Banjar Jawa (12/11/2025) - Kepala Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Kelurahan Banjar Jawa Ni Luh Eni Sri Wahyuni, A.Ma menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Baktiseraga.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Buleleng, Anak Agung Ngurah Wiratma, S.H, hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi SKPG. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terkait pentingnya ketahanan pangan dan gizi sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut dijelaskan tiga indikator utama dalam pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi, yakni ketersediaan pangan, akses terhadap pangan, serta pemanfaatan pangan secara berkelanjutan. Ketiga indikator ini menjadi acuan dalam memantau dan mengantisipasi potensi kerawanan pangan dan gizi di wilayah Kecamatan Buleleng.

Melalui forum ini, para peserta melakukan analisis SKPG guna memantau kondisi dan situasi pangan serta gizi di wilayah Buleleng. Hasil analisis tersebut selanjutnya dijadikan dasar dalam penyusunan intervensi strategis, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang, dalam upaya pencegahan kerawanan pangan.

Selain membahas hasil analisis peta SKPG, kegiatan ini juga merumuskan langkah-langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan gizi yang tangguh serta berkelanjutan di Kecamatan Buleleng.

Dengan terlaksananya kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi SKPG ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam menjaga stabilitas pangan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, serta memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi ancaman kerawanan pangan di masa mendatang.