Banjar Jawa (25/02/2026) –
Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa Bali, Tiga Pilar Kelurahan Banjar Jawa
melaksanakan pendampingan kegiatan pembelajaran Bahasa Bali di SDN 5 Banjar Jawa yang diikuti oleh siswa Kelas
IV.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Babinsa
Kelurahan Banjar Jawa Serda I Made Sastrawan bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan
Banjar Jawa Aipda Dewa Putu Eka Atiawan, S.H., serta Lurah Banjar Jawa Nyoman
Artadana, S.Akun. (Tiga Pilar Kelurahan Banjar Jawa), didampingi Kepala
Lingkungan Gama Putu Pasek Widiana.
Materi pembelajaran disampaikan oleh Penyuluh Bahasa
Bali Kelurahan Banjar Jawa, Nyoman Sujana, S.Pd., dengan fokus pada penuntunan
nyurat (menulis) Aksara Bali sebagai bagian dari implementasi program Bulan
Bahasa Bali.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Kepala Sekolah SDN 5
Banjar Jawa, Wayan Somanada, S.Pd., M.Pd.
2. Lurah Banjar Jawa, Nyoman Artadana, S.Akun
3. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjar Jawa
4. Penyuluh Bahasa Bali Kelurahan Banjar Jawa, Nyoman Sujana,
S.Pd.
5. Kepala Lingkungan Gama Putu Pasek Widiana
6. Para Guru
7. Para siswa Kelas IV SDN 5 Banjar Jawa
Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan ucapan
selamat datang oleh Kepala Sekolah, dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan oleh
Penyuluh Bahasa Bali, penyampaian motivasi oleh Lurah Banjar Jawa bersama
Babinsa dan Bhabinkamtibmas, peninjauan proses pembelajaran Bahasa Bali di
kelas, serta peninjauan lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Tiga Pilar Kelurahan Banjar
Jawa memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin mencintai Bahasa Bali,
menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, serta membiasakan penggunaan Bahasa
Bali halus baik di lingkungan sekolah maupun di keluarga.
Lurah Banjar Jawa, Nyoman Artadana, S.Akun.,
menyampaikan bahwa pelestarian Bahasa Bali harus dimulai sejak usia dini.
“Melalui kegiatan Bulan Bahasa Bali ini, kami berharap anak-anak tidak hanya
mampu menulis dan membaca aksara Bali, tetapi juga memahami dan mencintai
sastra Bali sebagai bagian dari jati diri budaya,” ujarnya.
Diharapkan dengan adanya
program penuntunan nyurat Bahasa Bali dalam rangka Bulan Bahasa Bali ini, para
siswa dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis sastra Bali serta turut
berperan aktif dalam melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya.