Banjar Jawa (05/05/2026) – Kasi
Pemerintahan Kelurahan Banjar Jawa Pande Made Widiarnawa, S.AP mengikuti
kegiatan sosialisasi dua Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan
secara daring melalui Zoom Meeting. Adapun peraturan daerah yang
disosialisasikan yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 2 Tahun 2025
tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 6
Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan
pemahaman kepada peserta terkait regulasi daerah yang mengatur penanggulangan
bencana serta sistem drainase. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi
geografis Kabupaten Buleleng yang memiliki potensi terjadinya bencana serta
berbagai permasalahan drainase seperti banjir, erosi, dan penyempitan saluran.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan berbagai materi
penting, di antaranya mengenai substansi Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang
Penanggulangan Bencana yang mencakup tahapan penanganan bencana mulai dari pra
bencana, tanggap darurat, hingga pasca bencana. Selain itu, dibahas pula mengenai
kesiapsiagaan, mitigasi, serta sistem peringatan dini dalam menghadapi potensi
bencana.
Sementara itu, pada Perda Nomor 6 Tahun 2025 tentang
Penyelenggaraan Sistem Drainase, peserta diberikan pemahaman mengenai
pentingnya pengelolaan drainase yang baik serta berbagai permasalahan yang
kerap terjadi, seperti sedimentasi, penyempitan saluran, hingga penyalahgunaan
fungsi drainase. Dalam sosialisasi ini juga ditegaskan kewajiban masyarakat
dalam menjaga lingkungan serta keberlangsungan sistem drainase.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman
mengenai pentingnya pengurangan risiko bencana, peningkatan kesiapsiagaan,
serta peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Selain itu, pengelolaan
sistem drainase yang tertib, aman, dan ramah lingkungan juga menjadi salah satu
poin penting yang ditekankan guna mencegah terjadinya banjir dan kerusakan
lingkungan.
Kasi Pemerintahan Kelurahan Banjar Jawa menyampaikan
bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat sebagai bekal dalam
pelaksanaan tugas di wilayah. “Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman
yang lebih mendalam terkait penanggulangan bencana dan pengelolaan drainase. Ke
depan, informasi ini akan kami teruskan kepada masyarakat agar dapat
meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan
memberikan wawasan yang komprehensif kepada peserta. Diharapkan, hasil dari
kegiatan ini dapat diterapkan di lingkungan masyarakat serta mendorong sinergi
antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana dan
pengelolaan sistem drainase di wilayah masing-masing.