#(0362) 21424
banjarjawa2020@gmail.com
Kelurahan Banjar Jawa

GUBERNUR BALI SERAHKAN BANTUAN SERAGAM PECALANG DESA ADAT BULELENG

Admin kelurahanbanjarjawa | 07 Februari 2026 | 195 kali

Banjar Jawa (07/02/2026) Bertempat di Setra Buleleng, Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan seragam kepada pecalang Desa Adat Buleleng yang berasal dari 14 Banjar Adat, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penguatan peran pecalang dalam menjaga keamanan dan kelestarian adat serta budaya Bali.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster didampingi oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ny. Wardhany Sutjidra, serta Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna. Penyerahan bantuan berlangsung dengan khidmat dan disambut antusias oleh para pecalang yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, Anggota DPRD Provinsi Bali Gede Kusuma Putra, Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Ni Kadek Turkini, Camat Buleleng, Lurah Banjar Jawa, Lurah Kendran, Lurah Kampung Anyar, Sekretaris Lurah Paket Agung, serta para pecalang dari 14 banjar adat lingkup Desa Adat Buleleng.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menyampaikan bahwa pecalang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan di Bali. Bantuan seragam ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pengabdian pecalang dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Lurah Banjar Jawa Nyoman Artadana, S.Akun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada pecalang Desa Adat Buleleng. Menurutnya, bantuan seragam ini sangat bermanfaat dalam menunjang tugas pecalang sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan di wilayah Desa Adat Buleleng.

“Pecalang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat. Dengan adanya bantuan seragam ini, kami berharap dapat menambah semangat pengabdian pecalang dalam melaksanakan tugasnya secara profesional dan berwibawa di tengah masyarakat,” ujar Lurah Banjar Jawa.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta kearifan lokal Bali yang berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya.